Tampilkan postingan dengan label Kimia Anorganik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kimia Anorganik. Tampilkan semua postingan

PRAKTIKUM ALUMINIUM

REAKSI PADA LOGAM ALUMINIUM DAN SENYAWANYA

A. Tujuan
•Mengidentifikasi sifat sifat logam aluminium jika direaksikan dengan air maupun udara
•Mengidentifikasi sifat sifat dari alumunium hidroksida
B. Dasar Teori 
•Aluminium adalah salah satu unsur golongan 13, terletak pada periode 3 dalam sistem periodik unsur
•Sifat fisika aluminium: logam berwarna putih keperakan, kerapatan rendah, dan lain- lain 
•Sifat kimia aluminium: aluminium mudah teroksidasi menjadi Aluminium oksida, dapat bereaksi dengan
  asam klorida dan asam sulfat membentuk garamnya. 
•Potensial reduksi standar
•Al3+/ Al  : -1,662 V
•Mg2+/ Mg  : -2,363 V
•O2/ O2-    : +1,229 V
•Ksp Al(OH)3  : 2 x 10-32
C. Alat dan Bahan
•Tabung reaksi       •Logam/pita Al  
•Kertas saring        •Larutan HCl encer 
•Ampelas                •Larutan NaOH 
•Corong kaca         •Larutan ammonia 
•Pipet                     •Larutan AlCl3 0.1 M
                     •Metil orange
                              •Larutan Hg(NO3)2
D. Data Pengamatan dan Pembahasan
     Reaksi Al dengan Air dan Udara
      •Pada percobaan ini logam aluminium direaksikan dengan air dan dilakukan pengamatan.

         Karena: terlindung oleh lapisan tipis Al2O3   
            

 
 •Aluminium dikeringkan dan dimasukkan kedalam larutan raksa(II) nitrat selama 2 menit
         reksai: 
    Al2O3 (s) + 3 Hg(NO3)2 (aq)    -->   2 Al(NO3)3 (aq) + 3 HgO (s)
           Karena lapisan Al2O3 telah larut sehingga didapatkan logam Al tanpa  lapisan Al2O3


     
    Reaksi dengan air
         Al tanpa lapisan Al2O3














KESIMPULAN : - Al tanpa lapisan Al2O3 akan mudah teroksidasi.
             - Pada reaksi Al dengan air dan udara disertai panas.